Rabu, 19 Maret 2014

Aku dan ABH (Anak Broken Home)

Jadi malu, adik kok gak tahu prestasi kakaknya sendiri. Entahlah, antara duniaku lebih menarik atau aku memang malas menyenggol pembicaraan tentang keluarga.

Minggu, 02 Februari 2014

ENSIKLOPEDIS PRAKTIS

Delapan puluh enam ribu empat ratus detak detik jam berdetak, menanam arti langkah rotasi bumi setiap harinya. Pagi berganti siang, siang menuju senja, senja menuju malam, dan kembali lagi menjadi pagi. Sesetia sang mentari yang tidak pernah jenuh menyapa jiwa-jiwa yang baru saja terbangunkan dari indah mimpi-mimpi bunga malam. Berlainan dengan sang bulan dan bintang, memang indah ketika ia menampakan dirinya diantara belahan bumi yang kelam. Satu-satu bersinaran diantara satu sinar cahaya yang sintal dan mempesona akan kesendiriannya. Tenang, teduh dan terlihat menawan, bak kembang desa dengan keluguan gadis desa. Lihat, apa yang terjadi dengan esok malamnya, ia menghilang entah kemana perginya. Memang tak selalu yang teduh dan bersinar itu setia. Lain dengan matahari yang tetap setia menyapa jiwa-jiwa pembangun mimpi di pagi hari. Sastrawan pemimpi kini telah kembali untuk selalu menyapa mentari pagi untuk semua mimpi yang sudah dilihatnya. “Mimpi itu tergantung bagaimana kita menjemputnya.”

Kamis, 30 Januari 2014

Harapan (Dalam eL)

Setelah aku menyatakan untuk berhenti mengharapkan dirimu, apakah kamu juga akan tetap mengajarkanku tentang memperjuangkan ketidakmungkinan harapan?

Liburan? kok masih bingung.

Terkadang waktu terasa sangat sempit karena berbagai kesibukan yang DL atau sebuah tanggung jawab. Saking sibuknya kadang sampe lupa makan (padahal sadar perut udah demo) lupa hp dan kadang gak sedikit yang lupa diri sampe lupa buat mendirikan sholat (bukan lupa sholat loh).

Sekarang, di agenda kalender gak banyak lingkaran merah, tulisan rapat, persentasi, tugas DL, Touring. Kadang weekend party malah cuma buat tidur (istirahat).